Selasa, 19 April 2011

Sekilas Seputar Swedia (3S)

Gambar 1 : Peta Swedia

Swedia merupakan sebuah negara Nordik di Skandinavia, Eropa Utara yang beribukotakan Stockholm. Negara ini berbatasan dengan Norwegia di sebelah barat, Findalia di timur laut, selat Skagerrak dan selat Kattegat di barat daya, serta Laut baltik dan teluk bothnia di sebelah timur. Sistem pemerintahan yang dianut di Negara swedia adalah sistem monarki konstitusional, dimana raja Carl XVI Gustaf (Carl Gustaf Folke Hubertus) memiliki hanya sebagai symbol dari kepala sejak naik tahta pada 15 September 1973 dan perdana menteri lah yang memiliki kuasa untuk memerintah atau sebagai kepala pemerintahan yang saat ini dijabat oleh Fredrik Reinfeldt dari Partai Moderat sejak 6 Oktober 2006. Perdana Menteri Fredrik Reinfeldt adalah perdana menteri di swedia ke-42 yang membentuk cabinet Reinfeldt. Pada tahun 1995 Swedia bergabung dengan Uni Eropa, namun sampai saat ini swedia belum bergabung dengan persatuan moneter eropa.

Gambar 2 : Raja Carl XVI Gustaf (Carl Gustaf Folke Hubertus)

Selain itu, swedia terhitung sebagai sebuah Negara yang maju dan rakyatnya mendapat pelayanan public yang baik. Ibukota Negara penghasil mobil Volvo ini, berpenduduk sekitar 9 juta jiwa yang mendiami lebih dari 440.000 km2 dari wilayah negaranya dan angka tersebut terhitung sangat rendah. Sehingga swedia tercatat dalam urutan ke-155 dalam kepadatan penduduk di dunia. Selain itu, tingkat harapan hidup di swedia termasuk tinggi dibandingkan dengan Negara-negara pada umumnya.

Penduduk asli swedia adalah orang sami. Sebagian besar orang Finn Swedia adalah pendatang atau keturunan pendatang dari abad ke-20, meskipun begitu terdapat sekitar 50.000 suku Finn asli yang merupakan salah satu minoritas di Swedia. Hal tersebut disebabkan karena populasi swedia didominasi oleh pendatang setelah terjadi perang dunia II dari Negara-negara lain seperti, irak, iran, Yugoslavia, palestina, amerika dan suku finn dari finlandia yang merupakan kelompok migrant terbesar. Swedia tidak memiliki bahasa resmi, namun secara de facto bahasa resminya adalah bahasa swedia yaitu svenska dan ditambah 5 bahasa minoritas lain.
Secara geografis, swedia terletak di belahan bumi utara, dimana di utara masuk dalam wilayah lingkaran artik. Namun meskipun begitu, swedia masuk kedalam zona wilayah daerah yang beriklim sedang. Di sebelah timur wilayah swedia dibatasi dengan laut baltik dan teluk bothnia, sebelah barat dibatasi dengan norwegia yang berupa pengunungan skandinavia. Dan kepadatan penduduk lebih tinggi di daerah bagian selatan yang mayoritas agrikultur, sedangkan pada wilayah utara dan semakin ke utara, hanyalah terdapat hutan yang semakin lebat.

Gambar 3 : Istana Stockholm

Istana Stockholm adalah istana yang indah di swedia yang terletak di Stockholm di Pulau Stadsholmen di bagian lama Gamla Stan. Istana tersebut memiliki 608 kamar istana yang terbesar dan masih dihuni oleh kepala Negara yaitu raja carl XVI Gustav. Istana Stockholm adalah istana yang dibangun diatas fondasi kastil abad pertengahan asli Tre Kronor (tiga crowns) yang terbakar habis pada tahun 1697. Sehingga pembangunan istana Stockholm yang baru berlangsung sekitar 57 tahun dari tahun 1697 sampai dengan 1754 dengan proyek gedung terbesar di eropa. Dimana istana dijadikan sebagai rumah bagi tempat-tempat utama di Stockholm seperti kerajaan komanty, balai Negara, ruang ksatria, istana ter kronor, gudang senjata dan museum of antiquities gustav III. Selain itu, istana Stockholm ini juga dibuka untuk umum sepanjang tahun, bahkan pada hari-hari tertentu pengunjung dapat melihat upacara perubahan penjaga dan dapat masuk ke beberapa tempat penting di dalam istana. Sehingga istana Stockholm juga dapat dijadikan sebuah objek wisata yang patut dikunjungi selama berada di swedia.

Sumber Referensi
http://id.tixik.com/stockholm-palace-2369891.htm dilihat tanggal 8 April 2011 pukul 8.30 WIB.
http://id.wikipedia.org/wiki/Swedia dilihat tanggal 8 April 2011 pukul 8.45 WIB.

Ryana Andryana
09/288822/SP/23780
Jurusan Politik dan Pemerintahan
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Gadjah Mada

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar