Minggu, 17 April 2011

Ide-Ide Demokrasi VS Ide-Ide Konstitusionalisme


Pada dasarnya ide-ide demokrasi dan ide-ide konstitusionalisme sangat bertentangan satu sama lain. Hal ini disebabkan karena ide-ide dari demokrasi menitikberatkan pada kebebasan, kesetaraan, keadilan dan keterbukaan. Sedangkan ide-ide konstitusionalisme lebih menekankan pada ketentuan-ketentuan yang menetapkan dan mengatur jalannya pemerintahan yang bersifat hukum atau legal maupun non legal.
Sebenarnya didalam demokrasi sendiri pengertian dari kebebasan, bukanlah kebebasan yang tanpa batas. Melainkan kebebasan yang didasarkan pada tanggung jawab mereka, sehingga kebebasan individu tidak menganggu kebebasan orang lain. Sehingga didalam ide-ide demokrasi juga telah terdapat ide-ide konstitusionalisme yang dicerminkan pada tanggung jawab individu yang membatasi kebebasan mereka agar tidak menganggu kebebasan individu lain.
 Namun dalam implementasinya demokrasi dan konstitusionalisme saling membantu dan menguntungkan atau dapat membuat keadaan pemerintahan menjadi lebih baik. Karena demokrasi memberikan kebebasan atau hak untuk mengatur pemerintahan kepada rakyat. Sehingga untuk menstabilkan pemerintahan yang dipegang oleh rakyat maka hadirlah konstitusionalisme yang dapat membatasi kebebasan rakyat tersebut dalam menjalankan atau mengatur pemerintahan.
Pemerintahan yang demokrasi sangat melekat dengan ide-ide konstitusionalisme dalam menjalankan pemerintahannya. Contohnya dalam pemilu yang diselenggarakan oleh pemerintahan yang mengatur sistem demokrasi. Pemilu merupakan salah satu ciri dari negara yang menganut sistem pemerintahan demokrasi. Pemilu yang dikatakan demokratis itu tidak ditentukan pada banyak atau tidaknya rakyat yang ikut berpartisipasi pada pemilu melainkan pada apakah tatanannya memungkinkan mereka untuk secara bebas menyatakan sikap atau tidak terhadap pemilu tersebut. Dan konstitusionalisme hadir sebagai ketentuan bagi warga negara untuk membolehkan memakai atau tidak hak atau suara mereka dalam pemilu. Dan juga konstitusionalisme mengatur bahwa pemerintahan tidak dipersembahkan pada siapa yang menang dan siapa yang kalah. Namun pemerintahan diserahkan pada bangsa yang dipegang oleh orang-orang besar yang dapat bernafas untuk tetap menghidupkan pemerintahan demi kemuliaan manusia atau rakyat.
Tanpa kita sadari bahwa ide-ide dari demokrasi dan konstitusionalisme yang saling bertentangan dapat memberikan kebaikan dalam menjalankan pemerintahan. Sehingga persoalan apakah hal tersebut bertentangan atau tidak janganlah dijadikan sebagai sesuatu yang berbeda dan menjadi batasan tersendiri. Cobalah untuk mengaitkannya satu sama lain, sehingga terdapat keserasian diantara satu sama lain seperti halnya demokrasi dan konstitusionalisme yang dapat berdiri bersamaan menjadikan suatu pemerintahan yang lebih baik.

Sumber Referensi
Kamis, Margarito. 2009. Kekerdilan Konstitusionalisme Prosedural. http//goole.com.
Tamin, Boy Yendra. _. Deologi dan Konstitusi Negara (Sebuah Pengantar). http//google.com.
Locke, John. 2008. Filosof Penggagas Dasar Konstitusi Demokratis. http//google.com.
Djody, Setiawan. 2009. Kantata Demokrasi Sosial Jalan Tengah Bagi Indonesia.    http//google.com.
Syafruddin, Abulfaruq Ayip. 2009. Demokrasi Adalah Liberalisasi. http//google.com.

Ryana Andryana
09/288822/SP/23780
Jurusan Politik dan Pemerintahan
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Gadjah Mada


Tidak ada komentar:

Posting Komentar